OKASI TV | KAB. LEBAK – Warga hunian sementara (Huntara) di Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten, masih menunggu pembangunan hunian tetap (Huntap) yang dijanjikan pemerintah pusat sejak 3 September 2026.
Sebulan setelah janji tersebut, warga belum melihat pembangunan fisik Huntap dimulai di lokasi yang telah disiapkan pemerintah.
Salah seorang warga Huntara Lebakgedong, Zaenudin, mengatakan warga membutuhkan kepastian karena telah bertahun-tahun tinggal di hunian sementara.
“Dari janji pertanggal 3 September akan dibangunkan. Hingga kini, satu bulan berlalu, pemerintah pusat melalui Kementerian PKP belum juga membangun hunian tetap secara cepat,” kata Zaenudin kepada wartawan, Selasa 29 September 2026.
Baca Juga: Jalan Rabat Beton Palendeng Rampung, Nabil Jayabaya Puji Kekompakan Warga
Zaenudin menyebut sejumlah persiapan menuju pembangunan Huntap telah dilakukan pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Banten.
Menurut dia, pemerintah daerah telah menyelesaikan pematangan lahan sekitar tiga bulan lalu, sedangkan Pemerintah Provinsi Banten telah mengerjakan akses melalui pengerasan jalan.
“Padahal, lahan sudah tersedia dan akses fasilitas umum sudah dibangun oleh Pemerintah Provinsi Banten melalui pengerasan jalan. Juga pematangan lahan ini sudah selesai 3 bulan yang lalu oleh Pemerintah Kabupaten Lebak,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan tahapan yang masih menghambat pembangunan rumah permanen bagi penyintas bencana.
“Entah kendala dan hambatannya seperti apa. Hingga saat ini pemerintah pusat melalui Kementerian PKP belum juga membangun hunian yang layak, hunian tetap untuk masyarakat,” tuturnya.
Warga Huntara Lebakgedong merupakan penyintas banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada 2020.
Baca Juga: Prabowo: Politik Luar Negeri Non-Blok Membuat Indonesia Dipercaya Negara-Negara Dunia
Zaenudin mengatakan warga telah menjalani kehidupan dalam keterbatasan selama sekitar enam tahun sambil menunggu rumah permanen.
Penundaan pembangunan juga menjadi perhatian karena warga sebelumnya menerima informasi bahwa proses pembangunan memasuki tahap persiapan akhir.
Dalam pemberitaan sebelumnya, warga menyebut perusahaan pemenang pekerjaan masih menunggu pencairan uang muka dari Kementerian PKP sebelum memulai pembangunan fisik.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi Kementerian PKP terkait kepastian waktu dimulainya pembangunan Huntap Lebakgedong.
Warga berharap pemerintah segera menyelesaikan tahapan yang masih tersisa agar pembangunan Huntap benar-benar berjalan dan mereka dapat meninggalkan Huntara.
Reporter : Odih Kodari
