Posted in

Prabowo: Politik Luar Negeri Non-Blok Membuat Indonesia Dipercaya Negara-Negara Dunia

Redaksi,
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pentingnya politik luar negeri non-blok dalam pertemuan bersama Kadin di Istana Negara Jakarta.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arah politik luar negeri Indonesia saat bertemu pengusaha Kadin di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7). Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia terhadap politik luar negeri bebas aktif dan non-blok. (Foto: Dok. Bakom RI)

OKASI TV | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik luar negeri bebas aktif dan non-blok yang dijalankan Indonesia menjadi salah satu faktor yang membuat posisi Indonesia dipercaya berbagai negara di tengah dinamika geopolitik global.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri pertemuan bersama pengusaha Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Prabowo mengatakan prinsip non-blok merupakan warisan para pendiri bangsa yang hingga kini tetap menjadi landasan Indonesia dalam menjalin hubungan dengan negara lain.

“Kita bersyukur bahwa negara kita memiliki suatu warisan dari pendiri-pendiri bangsa kita. Warisan itu adalah politik luar negeri yang nonblok, non-aligned, yaitu kita tidak ingin bergabung dengan blok atau pakta militer apa pun,” ujar Prabowo.

Baca Juga : Pemerintah Ajak Masyarakat Rayakan HUT Ke-81 RI di Monas, Ada Pesta Rakyat, Hiburan, dan Doorprize

Menurut dia, sikap tersebut membuat Indonesia dipandang sebagai negara yang tidak memiliki kepentingan mencampuri urusan dalam negeri negara lain.

Prabowo kemudian membagikan pengalamannya saat melakukan kunjungan kerja ke Seoul, Korea Selatan, yang menurutnya menjadi salah satu contoh kepercayaan internasional terhadap Indonesia.

“Kunjungan saya terakhir di Seoul, Korea Selatan, presiden minta kepada saya, ‘Bisa enggak saya berkunjung ke Korea Utara untuk membuka semacam dialog.’ Saya bilang, ‘Saya dengan hormat, dengan rela, kalau Yang Mulia minta saya untuk ke Korea Utara, saya akan berangkat,'” ungkapnya.

Ia menilai permintaan tersebut menunjukkan Indonesia dipercaya karena tetap menjaga posisi yang independen dalam berbagai persoalan internasional.

“Indonesia dianggap tidak punya kepentingan untuk mencampuri urusan dalam negeri negara mana pun. Itu yang kita pegang teguh,” katanya.

Baca Juga : Pemerintah Luncurkan Rangkaian Agenda HUT Ke-81 RI, Zikir Kebangsaan hingga Pesta Rakyat

Prabowo juga menegaskan arah kebijakan luar negeri pemerintah saat ini berfokus pada penguatan hubungan baik dengan seluruh negara, terutama negara-negara tetangga.

“Saya juga sudah kumandangkan dari awal saya dilantik, bahwa politik luar negeri Indonesia sekarang adalah ingin menjadi tetangga yang baik,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah akan terus mengedepankan dialog, rekonsiliasi, dan pendekatan diplomatik dalam memperkuat hubungan bilateral dengan berbagai negara.

“Saya berusaha ingin memperbaiki semua hubungan dengan semua tetangga kita. Saya berusaha untuk rekonsiliasi. Saya berusaha untuk memberi pendekatan,” pungkas Prabowo. (Red)

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *