Posted in

Banjir Bandang Rendam Padang, Evakuasi Warga Terkendala

Odih Kodari, Okasi TV
Banjir bandang Padang merendam kawasan permukiman Lumin Park.
Caption: Banjir bandang menerjang kawasan Lumin Park, Kota Padang, dengan arus deras yang dilaporkan menghambat evakuasi warga. (Foto: Ist)

OKASI TV | PADANG – Banjir bandang menerjang sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Sabtu (10/10/2026) siang setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Lumin Park dan Lubuk Minturun di Kecamatan Koto Tangah, serta Guo di Kecamatan Kuranji, termasuk kawasan yang terdampak banjir.

Kondisi di kompleks perumahan Lumin Park dilaporkan memburuk ketika air berwarna cokelat menerjang permukiman dengan arus deras.

Seorang warga melalui akun Instagram @dr.ginaseptivani mengungkapkan air telah merendam lantai satu rumahnya hingga setinggi meja makan.

Ia juga meminta bantuan karena seorang warga dilaporkan masih terkepung banjir di lantai dua rumahnya.

“Air masuk ke rumah lantai satu setinggi meja makan. Ada satu orang yang masih terkepung banjir di lantai 2. Tolong banget, ini lebih tinggi dari yang kemarin,” tulisnya dalam unggahan Sabtu, 10 Oktober 2026.

Warga Buka Rumah untuk Pengungsian

Dalam unggahan yang sama, warga tersebut mempersilakan tetangga yang membutuhkan tempat lebih tinggi untuk menyelamatkan diri ke lantai dua rumahnya.

“Tetangga yang butuh ketinggian, boleh manjat ke rumah saya di lantai 2. DM saya biar sekiranya nanti kalau saya tahu yang terkepung banjir ada berapa orang dan bantuan bisa saya sampaikan,” imbuhnya.

Ia juga membagikan video yang memperlihatkan derasnya arus air berwarna cokelat menerjang sela-sela bangunan rumah di kompleks tersebut.

Menurut unggahannya, derasnya arus bahkan merobohkan pagar kompleks dan menghambat proses evakuasi warga.

“Tim SAR udah datang, tapi enggak bisa bantu evakuasi karena arus deras dan ternyata masih banyak tetangga yang di dalam rumah,” tambahnya.

“Saking deras arus, pagar pun hancur dan copot di Lumin Park karena makin ke bawah, makin tinggi airnya,” sambungnya.

Warga tersebut juga menilai banjir kali ini lebih parah dibandingkan kejadian tahun sebelumnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan BPBD Kota Padang, Basarnas, TNI, dan Polri masih melakukan evakuasi warga terdampak.

Informasi mengenai kemungkinan korban dan jumlah kerugian materiil masih dalam proses pendataan pihak berwenang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *