Posted in

Capai 57 Persen, 856 Ribu Warga Lebak Ikut Cek Kesehatan Gratis

Odih Kodari, Okasi TV
Bupati Lebak dan Gubernur Banten saat meninjau Cek Kesehatan Gratis di Lebak
Caption: Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya bersama Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di GOR Ona Rangkasbitung, Senin (21/9/2026). (Foto: Istimewa)

OKASI TV | KAB. LEBAK – Sebanyak 856 ribu warga Kabupaten Lebak telah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang 2026 atau mencapai sekitar 57 persen.

Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya menyampaikan capaian tersebut saat menghadiri pelaksanaan CKG bersama Gubernur Banten Andra Soni di GOR Ona Rangkasbitung, Senin (21/9/2026).

Hasbi menyebut CKG menjadi salah satu program prioritas Presiden yang dapat membantu pemerintah memperoleh gambaran kondisi kesehatan masyarakat.

“Tahun 2026 ini, sebanyak 856 ribu warga Lebak atau 57 persen telah melaksanakan CKG. CKG adalah program prioritas Presiden, supaya kita mengetahui data medis masyarakat di Banten, khususnya di Lebak. Alhamdulillah, capaian CKG di Lebak telah mencapai 856 ribu orang atau 57 persen,” ujar Hasbi.

Baca Juga: Kesehatan Jiwa di Lebak Jadi Perhatian, 926 Warga Tercatat Gangguan Jiwa

Menurut Hasbi, data hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan dan pelayanan kesehatan sesuai kondisi masyarakat.

“Capaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Hasil pemeriksaan ini juga penting untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat secara lebih luas, sehingga dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan dan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyebut sekitar 800 ribu warga Lebak telah mengikuti CKG atau mencapai 56 persen.

“Capaian Kabupaten Lebak adalah 56 persen warga dengan jumlah sekitar 800 ribu telah melaksanakan cek kesehatan gratis. Kita berharap mudah-mudahan kita bisa memberikan derajat kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat melalui program CKG ini,” ujar Andra.

Andra mengatakan CKG juga berperan dalam mendeteksi penyakit yang berpotensi membahayakan apabila masyarakat tidak memperoleh penanganan sejak dini.

Baca Juga: Pelayanan Puskesmas Warunggunung Disorot, Dinkes Lebak Beri Penjelasan

“Program CKG ini tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat, tetapi juga membantu kita mengetahui penyakit yang berpotensi membahayakan jika tidak ditangani sejak dini,” katanya.

Pelaksanaan CKG di wilayah Banten menunjukkan hipertensi dan diabetes termasuk penyakit yang cukup banyak ditemukan dalam pemeriksaan masyarakat.

Temuan tersebut memperlihatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui kondisi masyarakat dan mendukung penanganan lebih awal.

Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kabupaten Lebak melaksanakan CKG di GOR Ona Rangkasbitung sebagai bagian dari upaya memperluas akses pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.

Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya dapat menjadi salah satu sumber data dalam melihat kondisi kesehatan masyarakat serta mendukung penyusunan pelayanan kesehatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *