OKASI TV | JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen memperluas akses pendidikan gratis mulai dari taman kanak-kanak (TK), pendidikan dasar dan menengah, hingga perguruan tinggi negeri (PTN).
Komitmen tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat terbatas yang dipimpin Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan Prabowo memberikan penekanan khusus terhadap penyediaan layanan pendidikan gratis bagi peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
“Pak Presiden memberikan penekanan terhadap komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di pendidikan dasar dan menengah. Ini juga dimulai dari taman kanak-kanak. Sehingga, itu yang perlu kami tekankan,” kata Abdul Mu’ti dalam konferensi pers seusai rapat terbatas.
Mu’ti mengatakan penguatan kebijakan pendidikan gratis turut dibahas melalui optimalisasi berbagai instrumen pendanaan pendidikan yang telah tersedia, termasuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP).
Baca Juga: Selain Pendidikan Gratis, Prabowo Berkomitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Pendidikan Pesantren
Dalam rapat tersebut, pemerintah juga membahas penguatan dukungan terhadap pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan Prabowo telah menerbitkan surat keputusan (SK) terkait pembentukan direktorat jenderal baru di bawah Kementerian Agama yang secara khusus menangani pondok pesantren.
“Ini untuk mewadahi secara khusus pondok pesantren yang dikenal dengan Ditjen Pesantren,” kata Nasaruddin.
Menurut Nasaruddin, pembentukan kelembagaan tersebut diharapkan membawa kebijakan dan dukungan baru bagi pondok pesantren.
“Insyaallah diharapkan ke depan pondok pesantren mendapatkan hal-hal positif baru dibandingkan dengan sebelumnya,” ucapnya.
Baca Juga: Prabowo: Politik Luar Negeri Non-Blok Membuat Indonesia Dipercaya Negara-Negara Dunia
Skema Pendidikan Gratis di PTN
Sementara itu, komitmen pendidikan gratis juga diarahkan hingga jenjang perguruan tinggi negeri.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan pemerintah tengah menyiapkan skema untuk merealisasikan arahan Prabowo terkait pendidikan gratis di PTN.
“Sesuai arahan Bapak Presiden yang sudah disampaikan, yaitu untuk menggratiskan pendidikan di perguruan tinggi negeri,” kata Brian.
Brian menjelaskan pemerintah mulai menghitung kebutuhan pendanaan apabila biaya pendidikan di PTN digratiskan.
Perhitungan tersebut mencakup pendapatan Uang Kuliah Tunggal (UKT), pendapatan dari jalur mandiri, serta sumber pendapatan lainnya yang selama ini diterima perguruan tinggi negeri.
“Beberapa hitungan sudah kita lakukan. Beberapa analisis mulai dari pendapatan UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang ada saat ini, kemudian berapa pendapatan pada jalur mandiri, kemudian juga pendapatan lain-lainnya,” pungkasnya. (*)
